• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
NOWTIZEN.TV
Advertisement
  • HOME
  • VIDIO
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • KABAR PENDIDIKAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
  • OPINI
No Result
View All Result
  • HOME
  • VIDIO
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • KABAR PENDIDIKAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
  • OPINI
No Result
View All Result
NOWTIZEN.TV
No Result
View All Result
  • HOME
  • VIDIO
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • KABAR PENDIDIKAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
  • OPINI

Jembatan Swadaya yang Sedang Dibangun: Sepuluh Tahun Menunggu Perhatian Pemerintah

Sepuluh tahun mengajukan proposal, jembatan swadaya yang sedang dibangun di Desa Sidodadi dan Giriklopomulyo masih menunggu dukungan dan perhatian pemerintah.

Redaksi by Redaksi
Agustus 30, 2024 | 00:28
in NASIONAL, PEMERINTAHAN
0
Jembatan Swadaya yang Sedang Dibangun: Sepuluh Tahun Menunggu Perhatian Pemerintah
0
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SEKAMPUNG (30/8/2024)– Di antara aliran sungai dan sawah di Kecamatan Sekampung, ada sebuah kisah yang menginspirasi dan menunggu untuk diungkapkan. Masyarakat Desa Sidodadi dan Giriklopomulyo tengah menyusun sebuah jembatan swadaya, sebuah proyek monumental yang menggabungkan harapan dan tekad mereka setelah sepuluh tahun menunggu perhatian dari pemerintah.

Sejak Kamis 29 Agustus 2024, kedua desa ini telah mengalirkan energi dan semangat mereka ke dalam pembangunan pondasi jembatan. Jembatan ini bukan sekadar struktur fisik, tetapi simbol harapan dan perubahan yang mereka impikan. Sebelumnya, jembatan darurat dari bambu yang ada hanya bisa menahan beban kehidupan sehari-hari, mirip dengan benang tipis yang nyaris putus di tengah beban yang berat.

Desa Sidodadi dan Giriklopomulyo telah lama mengajukan proposal untuk pembangunan jembatan ini kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, namun hingga kini harapan mereka masih menggantung. Setiap hari, masyarakat harus bergantung pada jembatan bambu yang sudah usang, sebuah pengingat bahwa harapan mereka belum sepenuhnya diwujudkan.

Di tengah-tengah kerumunan alat dan bahan bangunan, Kepala Desa Sidodadi, Sukiman, dan Kepala Desa Giriklopomulyo, Gentur Purnawirawan, berdiri sebagai ujung tombak perjuangan ini. “Jembatan ini bukan hanya penghubung fisik,” kata Sukiman dengan penuh semangat. “Ini adalah jembatan emas yang akan membuka jalan menuju masa depan yang lebih cerah. Kami membangun jembatan ini sebagai simbol harapan dan tekad kami.”

Namun, perjalanan menuju penyelesaian jembatan ini tidaklah mudah. Saat ini, proyek jembatan swadaya ini masih memerlukan dana tambahan. Dari total kebutuhan Rp 15 juta, masyarakat baru mengumpulkan Rp 5 juta. Meski dana belum mencukupi, pondasi jembatan telah mulai dibangun, diharapkan akan mendapatkan bantuan tambahan seperti hujan yang menyuburkan tanah kering.

Baca Juga  Unggahan Video Bang Jago Lampung Timur Diduga Nyabu Viral, Sebut Kebal Hukum

“Pondasi ini adalah awal dari impian besar kami,” ujar Sukiman. “Kami memulai dengan apa yang kami punya, dan berharap akan ada dukungan lebih untuk menyelesaikannya. Jembatan ini adalah manifestasi dari tekad dan keinginan kami untuk melihat perubahan nyata.”

Dengan desain yang direncanakan menggunakan bantalan dan lantai cor yang kokoh, jembatan ini diharapkan dapat bertahan lama dan melayani masyarakat dengan baik. Namun, saat ini, bahan seadanya seperti bambu dan kayu digunakan untuk sementara. “Kami berjuang keras,” tambah Sukiman. “Karena jembatan ini adalah simbol dari persatuan dan impian kami.”

Sementara proses pembangunan terus berlangsung, Kepala Desa Giriklopomulyo, Gentur Purnawirawan, memastikan bahwa setiap langkah dilakukan dengan teliti. “Kami melibatkan seluruh masyarakat dalam proyek ini. Jembatan ini adalah simbol dari kerja keras dan harapan kami yang tak akan pernah padam,” ujarnya.

Jembatan ini belum sepenuhnya terwujud, tetapi semangat dan harapan masyarakat terus mengalir. Ketika jembatan ini akhirnya berdiri kokoh, ia akan menjadi lebih dari sekadar penghubung antara dua desa; ia akan menjadi saksi bisu dari kekuatan persatuan dan tekad yang mengalir dalam setiap jiwa yang terlibat dalam pembangunannya.

(BANG WAHYU)

Tags: Desa GiriklopomulyoDesa Sidodadijembatan swadayaLampung Timurpembangunan jembatanperhatian pemerintah
Previous Post

Gajah Jinak di Way Kambas Tewas Misterius: Polisi & Dokter Hewan Turun Tangan

Next Post

Wah, Mantan Kepala Desa Sriwijaya Ketahuan Gelapkan Tanah Negara Rp3,1 Miliar!

Redaksi

Redaksi

Next Post
Wah, Mantan Kepala Desa Sriwijaya Ketahuan Gelapkan Tanah Negara Rp3,1 Miliar!

Wah, Mantan Kepala Desa Sriwijaya Ketahuan Gelapkan Tanah Negara Rp3,1 Miliar!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
DPO Kasus Pemerkosaan Remaja 12 Tahun Tulang Bawang Diringkus

DPO Kasus Pemerkosaan Remaja 12 Tahun Tulang Bawang Diringkus

Mei 31, 2024 | 10:57
Paman Paksa Ponakan ke Kamar, di Grepe-Grepe Setengah Jam

Paman Paksa Ponakan ke Kamar, di Grepe-Grepe Setengah Jam

November 6, 2023 | 16:29
Guru Sekolah Dasar Desa Bujung Buring di Temukan Tewas Dengan Luka Sayat di Leher

Guru Sekolah Dasar Desa Bujung Buring di Temukan Tewas Dengan Luka Sayat di Leher

Februari 29, 2024 | 21:42
Dua Pencuri Motor Asal Lampung Timur Tumbang di Serang

Dua Pencuri Motor Asal Lampung Timur Tumbang di Serang

Oktober 24, 2024 | 16:20
Satu Gajah Jantan Ukuran Jumbo Mati di Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur

Satu Gajah Jantan Ukuran Jumbo Mati di Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur

0
Maling Alpukat Tewas Kena Amukan Massa di Marga Sekampung

Maling Alpukat Tewas Kena Amukan Massa di Marga Sekampung

0
Pemuda Tegalreja Tewas, di Duga Korban Korban Geng Motor

Pemuda Tegalreja Tewas, di Duga Korban Korban Geng Motor

0
Praktek Open BO Terbongkar, Polisi Amankan 5 Tersangka

Praktek Open BO Terbongkar, Polisi Amankan 5 Tersangka

0
Jejak Setoran untuk “Abah” di SMP Al-Qur’an Daarul Fatah Sribhawono

Jejak Setoran untuk “Abah” di SMP Al-Qur’an Daarul Fatah Sribhawono

Juli 16, 2026 | 16:43
BUMDes Sindang Anom Masuk Tahap Tindak Lanjut

BUMDes Sindang Anom Masuk Tahap Tindak Lanjut

Juli 14, 2026 | 18:39
Misteri Penyertaan Modal BUMDes Sindang Anom

Misteri Penyertaan Modal BUMDes Sindang Anom

Juli 9, 2026 | 08:56
Curanmor Menghantui Bahorok

Curanmor Menghantui Bahorok

Juni 27, 2026 | 17:37

Recent News

Jejak Setoran untuk “Abah” di SMP Al-Qur’an Daarul Fatah Sribhawono

Jejak Setoran untuk “Abah” di SMP Al-Qur’an Daarul Fatah Sribhawono

Juli 16, 2026 | 16:43
BUMDes Sindang Anom Masuk Tahap Tindak Lanjut

BUMDes Sindang Anom Masuk Tahap Tindak Lanjut

Juli 14, 2026 | 18:39
Misteri Penyertaan Modal BUMDes Sindang Anom

Misteri Penyertaan Modal BUMDes Sindang Anom

Juli 9, 2026 | 08:56
Curanmor Menghantui Bahorok

Curanmor Menghantui Bahorok

Juni 27, 2026 | 17:37
NOWTIZEN.TV

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow Us

Browse by Category

  • BISNIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • KABAR PENDIDIKAN
  • NASIONAL
  • Opini
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • VIDIO
  • WISATA

Recent News

Jejak Setoran untuk “Abah” di SMP Al-Qur’an Daarul Fatah Sribhawono

Jejak Setoran untuk “Abah” di SMP Al-Qur’an Daarul Fatah Sribhawono

Juli 16, 2026 | 16:43
BUMDes Sindang Anom Masuk Tahap Tindak Lanjut

BUMDes Sindang Anom Masuk Tahap Tindak Lanjut

Juli 14, 2026 | 18:39
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • HOME
  • VIDIO
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • KABAR PENDIDIKAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
  • OPINI

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.