LABUHAN RATU (5/2/2016) – Pagi itu, Kamis 5 Februari 2026, jalan tanah di areal perkebunan PT Great Giant Pineapple (GGP), Kecamatan Labuhan Ratu, masih basah dan lengang. Jam menunjukkan sekitar pukul 08.30 WIB ketika dua kendaraan dari arah berlawanan saling mendekat. Sebuah sepeda motor tua dan traktor operasional perkebunan.
Beberapa menit kemudian, jalan tanah itu berubah menjadi lokasi tragedi. IK, warga Desa Rajabasa Lama, tengah membonceng rekannya, RK. Keduanya melaju menggunakan Honda Supra Fit menuju tempat kerja.
Jalan perkebunan yang tak beraspal, berdebu saat kering dan agak licin ketika lembap, menuntut kehati-hatian ekstra. Namun pagi itu, keseimbangan tak berpihak pada IK.
Menurut keterangan warga sekitar, sepeda motor yang dikendarai IK diduga terpeleset saat berpapasan dengan sebuah traktor yang melaju dari arah berlawanan. Dalam hitungan detik, motor kehilangan kendali. IK terjatuh ke badan jalan, tepat ke jalur lintasan traktor.
“Motornya seperti selip, lalu korban jatuh ke tengah jalan,” ujar seorang saksi.
Rupanya, traktor tak sempat menghindar. Tubuh IK terlindas. Luka berat di bagian kepala membuat nyawanya tak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sebelum bantuan medis tiba.
Sementara RK, yang dibonceng, mengalami luka ringan berupa lecet. Ia segera dilarikan ke RS Permata Hati Way Jepara untuk mendapatkan perawatan.
Traktor tersebut dikemudikan oleh IS dan diketahui milik Teguh, yang disewa pihak PT GGP untuk kebutuhan operasional perusahaan.
Usai kejadian, kendaraan dan pengemudi langsung diamankan oleh pihak perusahaan guna menghindari potensi kericuhan.
Tak lama berselang, petugas Satlantas Polres Lampung Timur tiba di lokasi. Olah tempat kejadian perkara dilakukan di atas jalan tanah yang masih menyimpan jejak ban dan bekas pengereman. Polisi mengumpulkan keterangan saksi serta mengamankan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.
Hingga kini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam proses penanganan kepolisian. Aparat mengimbau para pengguna jalan agar lebih waspada, terutama di kawasan industri dan perkebunan yang kerap dilalui kendaraan berat.
(BW)














