SEKAMPUNG UDIK (28/3/2025)– Teror melanda Desa Sidorejo, Kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur. Kawanan anjing liar mengamuk, menerkam ternak warga hingga mati. Dalam satu minggu terakhir, 28 ekor kambing ditemukan tewas mengenaskan. Leher sobek, perut terkoyak.
Didik Ferdiyanto menjadi korban terbesar. Malam itu, Selasa, 26 Maret 2025, ia tak mendengar apa-apa. Namun, keesokan paginya, pemandangan mengerikan menantinya di kandang.
“Ketahuannya pas pagi, sudah mati semua. Ada 18 ekor,” ungkapnya. Jum’at, 28 Maret 2025
Warga lain pun mengalami nasib serupa. Parto dan Komar kehilangan masing-masing lima ekor kambing. Semua mati dengan luka serupa. Gigitan di bagian leher dan perut yang terkoyak.
Kini, warga tak tinggal diam. Senapan angin kaliber 4,5 mm dan peralatan seadanya menjadi senjata untuk bertahan. Namun, upaya itu dinilai belum cukup.
“Kami butuh perhatian khusus dari pemerintah. Anjing-anjing ini masih berkeliaran. Jumlahnya puluhan,” kata Didik geram.
(BANG WAHYU)














