NOWTIZEN.TV, LABUHAN RATU (10/11/2023) – Sorang petani cabai dari desa Labuhanratu Satu, Lampung Timur ditemukan tewas dengan luka bakar di kebun pada Kamis malam, 10 November 2023.
Tekun Widodo, keluarga dari petani itu mengatakan selepas zuhur korban pamitan hendak melihat kondisi tanaman cabai di ladang garapannya. Namun sampai habis magrib tidak juga pulang.
Keluarga pun penasaran dan mencoba mendatangi ladang garapan korban yang jarak tempuhnya sekitar 10 kilometer dari rumah. Sesampainya di kebun, Widodo sempat berprasangka buruk saat melihat banyak semak terbakar.
“Setelah saya keliling kebun, saya sudah curiga kok banyak semak terbakar. Dan benar dugaan saya ada apa-apa kepada pak Atin, dan saya menemukan pak Atin sudah tergeletak,” kata Widodo
Melihat itu Widodo dan kawannyapun mendatangi Polsek Labuhanratu untuk melaporkan peristiwa tersebut, setelah polisi mendatangi lokasi tempat kejadian korban dipastikan sudah tidak bernyawa.
Kanit Reskrim Polsek Labuhanratu, Aipda Arif menjelaskan korban tersebut diketahui bernama Atin (60) dan merupakan warga desa Labuhanratu Satu, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur.
Menurut Arif, Saat ditemukan jenazah Atin dalam kondisi mengenaskan. Sekujur kakinya terbakar, berikut pipi, tangan dan punggung. Meski demikian pihak keluarga tidak bersedia untuk dilakukan autopsi.
“Keluarga menyepakati tidak mau dilakukan otopsi. Sehingga malam itu juga pukul 20.00 korban langsung dibawa pulang ke rumahnya untuk proses pemakaman,” ujar Arif
Arif menerangkan, awalnya korban datang ke ladang garapannya untuk melihat tanaman cabai miliknya serta melakukan bersih bersih ladang dengan membakar tumpukan sampah.
Karena api membesar dan menyebar luas, korban panik dan terjebak dalam kobaran api. Kepulan asap membuat Atin kesulitan bernapas sehingga membuat kondisi fisiknya melemah.
“Dipastikan pak Atin bukan korban kejahatan melainkan kelalaian atas prilakunya sendiri ketika membakar sampah di lokasi peladangan,” kata Arif
(BANG WAHYU)














