NOWTIZEN.TV, MESUJI (4/2/2024) – Lobang menganga dengan dikelilingi tali pembatas warna kuning hitam cukup mencolok penglihatan saat melintasi ruas Segitiga Mas-Muara Tenang Margo, Mesuji, Lampung.
Ruas Segitaga Mas-Muara Tenang Margo, oleh pemerintah daerah digadang-gadang sebagai bantuan dari Presiden Joko Widodo dengan tujuan meningkatkan jasa pelayanan masyarakat bidang infrastruktur dan demi kelancaran transportasi daerah Mesuji, saat ini di benak warga lokal mulai muncul pertanyaan, lobang menganga salah siapa?
Jumat, 2 Februari 2024 yang lewat, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Penjabat Bupati Mesuji Drs. Sulpakar, serta beberapa OPD meninjau jalan dan lobang di jembatan dekat Swakarsa, desa Muara Tenang.
Namun dikala itu, apa yang disampaikan pejabat–pejabat tersebut tidak secuilpun menjawab pertanyaan mendasar mengapa tiba-tiba muncul lobang.
Apakah lobang menganga karena jembatan lapuk dimakan usia? Jika dianggap seperti itu, tentu patut dipertanyakan kinerja konsultan perencanaannya. Ataukah kwalitas tidak sesuai spesifikasi hingga memungkinkan lobang menganga? Andaipun begitu, lalu bagaimana dengan pengawasan PPTK dan instansi yang memayunginya. Ataukah lobang menganga itu justru akan dianggap salah tuhan?
Memang benar, tidak seluruh ruas jalan tersebut rusak setelah serah terima dipenghujung Desember 2023 kemarin. Biaya perawatan alias retensi pun masih tersisa 10% dari total nilai anggaran yang tidak sedikit.
Kekinian, warga harus terpaksa menelan pil kekecewaan setelah menaruh harapan besar merasakan infrastruktur yang mulus dari Presiden Indonesia di Mesuji. Baru hitungan hari semenjak diserah terimakan sudah berlobang, tidak menutup kemungkinan bakal muncul lobang lainnya.
Tentu saja selama retensi belum dicairkan, lobang jalan akan dibenahi. Namun bagaimana jika retensi sudah dicairkan dan muncul lobang dijalanan tersebut?
(Redaksi/RUDI)














