BANGUNREJO (26/6/2025) – Di Dusun 1 Kampung Sukanegara, Sabtu pagi, 26 Juli 2025, derap kaki prajurit TNI bersahut-sahutan dengan suara cangkul dan batu yang disusun rapi. Di bawah terik matahari, 15 personel Satgas TMMD ke-125 Kodim 0411/KM, bersama 15 warga, bahu-membahu membangun jalan sepanjang 300 meter, jalan yang selama ini menjadi denyut nadi bagi dua dusun yang terhubung oleh tanah merah dan genangan lumpur saat hujan tiba.
Dipimpin Letda Inf Fillawanto, S.P., M.Si., pekerjaan pemasangan batu berjalan penuh semangat. Tidak ada jarak antara prajurit dan warga. Semua larut dalam satu tujuan, yakni membuka akses, mempermudah pergerakan, dan menggerakkan ekonomi.
“Jalan ini bukan sekadar akses, ini urat nadi masyarakat. Setiap batu yang kami susun, kami tahu, di situlah harapan warga diletakkan,” ucap Fillawanto di sela aktivitas, matanya menyapu deretan warga yang tanpa lelah mengangkat batu bersama prajuritnya.
Komandan SSK, Kapten Czi Yatiman, S.H., turut memastikan proses berlangsung lancar. Ia menyaksikan sendiri bagaimana semangat gotong royong menjadi motor utama dari TMMD kali ini. “Yang membuat proyek ini berjalan cepat bukan alat berat, tapi kekompakan TNI dan masyarakat. Ini kekuatan yang tidak bisa dibeli,” tegasnya.
Lebih dari sekadar proyek pembangunan, jalan ini adalah simbol kemajuan. Dari jalur ini, hasil panen yang sebelumnya terperangkap di dusun bisa keluar menuju pasar. Mobilitas warga menjadi lancar, dan perlahan ekonomi pun bergerak lebih dinamis.
Namun, di balik susunan batu yang tampak sederhana, tersimpan filosofi yang mendalam, yaitu jalan ini disusun dari harapan, dari semangat gotong royong, dari tangan-tangan yang bekerja dengan sepenuh hati. Inilah warisan bagi generasi mendatang, bahwa pembangunan terbaik lahir dari kebersamaan.
(BANG WAHYU)














